Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

LOGO KOSMETIK WARDAH

Gambar
 1. Logo Kosmetik Wardah Siapa yang tak kenal dengan kosmetik lokal Wardah? Brand yang satu ini telah meluncurkan berbagai macam produk dan kegunaannya masing-masing. Bahkan, ada juga produk yang diluncurkan khusus untuk remaja hingga dewasa.   Jadi, penggunaannya tidak terbatas pada usia tertentu. Lalu, apa saja jenis produk kecantikan dari Wardah yang bisa kita gunakan sehari-hari?   Jika ingin tahu macam-macam produk kosmetik wardah dan apa saja kegunaannya, simak penjelasannya di bawah ini.   1. Produk Skin Care Acne Series Sebagai brand ternama, Wardah memiliki berbagai macam produk perawatan kulit wajah sesuai kebutuhan dan jenis kulit yang dimiliki. Mulai skin care khusus untuk kulit berjerawat, produk bebas radikal bebas, produk pencerah wajah, sampai produk daily treatment. 2. Produk Lightening Selain mengeluarkan produk untuk perawatan kulit berjerawat, Wardah juga meluncurkan rangkaian lightening yang membuat wajah lebih glowing dan bercahaya.   Warda...

CITA - CITA

USAHA MEMBUAT MAKANAN YAITU AYAM GERPREK. Saya memilih usaha ayam geprek karena didekat rumah saya ada peternak ayam dan juga saya memiliki kemampuan memasak untuk membuat ayam geprek. Serta tetangga depan rumah saya itu type orang yang malas memasak serta disekitar rumah saya banyak rumah rumah warga yang memungkinkan usaha ini akan laris. Sekian cita cita sya, terimakasih.

TUGAS PKK

  Kisah Inspirasi Pengusaha Reza Nurhilman  Bagi yang belum mengenal nama ini, mungkin kamu lebih mengenal “kripik setan” Maicih. Ya, Reza Nurhilman adalah nama pemuda yang berada di belakang produk keripik singkong ekstra pedas yang populer itu. Reza memulai bisnis keripik singkong ini pada pertengahan 2010 seorang diri saat berusia 23 tahun dengan modal awal 15 juta rupiah. Untuk bisnisnya ini, ia menggandeng satu produsen keripik lokal di Bandung. Reza mengawali bisnisnya ini dengan melakukan pemasaran sederhana, yakni melalui platform media sosial, Twitter, sebelum mengembangkan sayap dengan menerapkan sistem keagenan yang menggunakan istilah Jenderal agar produknya bisa menggapai konsumen yang lebih luas. Para Jenderal ini memasarkan produknya dengan cara berkeliling atau nomaden. Pemuda kelahiran Bandung 28 tahun yang lalu ini mengaku kunci kesuksesannya terletak pada cara berpikirnya yang  out of the box , yaitu dengan tidak membuka toko seperti kebanyakan penjual ...